Belajar Mentalitas Pejabat Publik

Sebelum kita masuk bahasan utama terkait Mentalitas Pejabat Publik. Yuk kita definisikan kata mental bisa kita artikan sebagai kemampuan seseorang dalam menghadapi suatu kondisi tertentu yang sedang dihadapinya dalam bentuk penyikapan baik itu tanggapan, perlakuan sampai dengan pembicaraannya. Selanjutnya litas bisa kita definisikan sebagai sifat seseorang jadi kalau digabungkan sifat seseorang menyikapi (menanggapi, melakukan dan membicarakan) suatu kondisi yang sedang dihadapinya.
Sesuai tema besar kita mentalitas pejabat publik maka melihat definisi di atas kita dapat tarik benang merahnya bahwa mentalitas pejabat publik adalah penyikapan dari pejabat publik dari kondisi yang sedang dihadapinya. Kalau kita berbicara pejabat publik tentu kebanyakan dipersepsikan sebagai orang yang punya banyak kelebihan, multitalen, orang yang akan menjadi referensi bagi publik atau rakyatnya. Jadi apapun gerak-gerik dari pejabat publik tidak akan lepas dari sorotan publik itu sendiri, maka sangat wajar ketika ada sedikit saja kesalahan pejabat tertuntu maka akan bermunculan tanggapan pro & kontra.
 
Ketika pejabat publik dihadapkan pada kondisi dirinya sedang menjadi sorotan publik karena suatu permasalahan, apakah mendapat kritik, saran ataupun mendapat cacian akibat kondisi itu maka kita bisa menyaksikan bagaimana kemudian pejabat tersebut menyikapinya dihadapan publik, ada beberapa kemungkinan yang pertama pejabat tersebut akan menyikapinya dengan elegan mengahadapinya sehingga tampak seperti tidak terjadi maslah berarti & publik melihatnya sebagai seorang negarawan, yang kedua pejabat tersebut menyikapinya dengan biasa saja cendrung tidak menanggapinya sehingga lebih banyak diam & publik melihatnya biasa pula, yang ketiga pejabat tersebut menyikapinya dengan sangat emosional sehingga membuat pejabat tersebut tidak ubahnya seperti masyarakat biasa alias tidak layak jadi pejabat. Penyikapan pejabat publik itu bermacam-macam mulai dari beliau menjawab pertanyaan wartawan, menghadapi rakyatnya atau konstiuennya, ataupun menyampaikan statementnya, dan sebagainya. Banyak contoh pejabat yang dapat kita jadikan referensi, kita ambil contoh pejabat yang punya mentalitas elegan diantaranya Anis Matta dalam menyikapi tuduhan korupsi padanya, kemudian Anas Urbaningrum menyikapi persoalan korupsi yang menyeret dirinya bahkan ketika terakhir beliau detetapkan sebagai tersangka dan tampil di depan publik masih tetap elegan, dan masih bayak contoh pejabat lainnya.
 
Agar bisa belajar mentalitas ini kita bisa mencontoh referensi di atas dan kita juga harus memahami beberapa kaidah untuk belajar mentalitas pejabat publik, kaidah yang pertama pejabat ublik harus siap jadi sorotan, kaidah yang kedua pejabat publik tidak boleh salah kalaupun salah sebisa mungkin segera perbaiki dan jangan sampai kesalahan itu jadi sorotan publik, kaidah yang ketiga pejabat harus jadi teladan disemua sendi-sendi kehidupan, kaidah yang keempat pejabat publik harus siap diberi kritik, masukan, cacian-makian, dan hal-hal yang tidak mengenakan lainnya. Sebagai pejabat publik harus menghadapi semua hal-hal di atas dengan kepala dingin walaupun hati panas, mulai dari menanggapi kritikan dengan menjadikannya sebagai evaluasi, cacian-makian dengan senyuman,  memberikan statement tanggapan dengan bijak, dan seterusnya.

Pejabat publik yang dimaksudkan dalam bahasan ini secara global baik itu pejabat publik di pemerintahan kampus yang notabene sedang belajar pejabat publik yang sesungguhnya atau pejabat publik yang sebenarnya di pemerintahan negara, provensi, dll. Wallahu ‘alam bisshoaf.

Advertisements

About syahdami

Manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar bias, sifat keras tapi penuh kasih sayang (mirip Umar bin Khatab ra. ^_^).
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Balas

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s