Catatan Pendekku

“Tentang sebuah nama, fakta dan keunikannya”
 
          Saya dilahirkan dari seorang ibu yang bernama Siti Asiah dan ayahku bernama Habibur. Kami adalah keluarga yang cukup besar dengan jumlah 7 saudara dengan komposisi 5 orang wanita dan 2 orang laki-laki. Ada yang unik dalam tradisi di daerah kami wabil khusus suku komering dan wabil khusus lagi keluargaku tentang pemberiaan nama panggilan atau yang sering disebut gelar.     Gelar ini ada 2 jenis yang pertama untuk anak yang baru lahir dan yang kedua anak yang baru menikah. Untuk seorang anak gelar untuk yang pertama biasanya berbeda antara keluarga dari pihak ibu dan keluarga dari pihak ayah dan yang memberikan gelar itu nenek atau kakek baik dari pihak ibu dan juga ayah. Gelar-gelar itu berlaku untuk satu pihak saja jadi kalau gelar dari keluarga ibu maka panggilan itu yang akan memakainya hanya kelauarga besar ibu begitupun sebaliknya dan gelar ini rujukannya adalah nama dari nenek untuk anak yang perempuan dan namak kakek untuk anaka laki-laki. Nah untuk gelar jenis yang kedua bisanya gelar itu diberikan atas dasar kesepakatan kedua keluarga pengantin dan gelar itu berlaku untuk umum tapi kebanyakan yang akan menggunakannya keluarga dari istri pengantin itu dan rujukannya dari gelar nenek dan kakek waktu menikah dulu.
          Beck to keluargaku nama-nama kami ada keunikan juga yaitu semuanya diakhiri dengan huruf “i”. Entahlah apa maknanya saya kurang tau karena belum pernah menyanyakannya. Coba kita cek satu-persatu mulai dari yang paling tua ayuk yang pertama namanya Hertati, yang kedua Baiti, kemudian kakakku yang laki-laki satu-satunya bernama Mulyadi, disusul ayukku yang ketiga Bunyati dan ayukku yang keempat Herawati, tibalah namaku yah kalian tahu sendirikan? Hehe ^_^ (namaku Syahdami) serta adikku satu-satunya bernama Ani Suryani. Semua kami ini punya gelar masing-masing dari keluarga ibu dan keluarga ayah. Jadi kalu ditotal sampai akhirnya menikah kami akan punya empat nama panggilan.
           Kita ke namaku sendiri dengan nama lengkapku Syahdami pemberian ibu dan ayah, saya juga kurang tau siapa yang dominan dalam memberikan nama ini. Nama panggilan biasanya hanya Dami secara umum orang-orang memangku demikian, walaupun ada juga yang coba-coba memanggil Sadam atah Syah tapi itu tidak berlaku lama. Kemudian gelar yang diberikan oleh nenek dari pihak ibu adalah Bintang dan gelar dari nenek dari ayah adalah Yusup. Jadi saya dalam kesehariannya sekarang punya tiga nama panggilan. Jangan heran kalau dipanggil Dami ya itu saya, dipanggil Bintang juga itu saya dan dipanggil Yusup itu juga saya. Saya masih akan punya nama gelar lagi setelah menikan nanti. Nah itulah sekelumit keunikan dari namaku wabil khusus. Mudah-mudah nama ini merupakan doa dari keluargaku sesuai dengan artinya atau filosopi dari nama-nama itu. Syahdami menurut artinya yang saya cari-car adalah pohon (pelindung,pengayom, dll), Bintang mudah-mudahan orangnya berguna dan cerah dengan menjadi bintang yang kemilauan dan Yusup mudah-mudahan jadi secerdas yusup as dan sepandai yusup as karena saya sadar tidak mungkin setampan yusup tapi paling tidak lima duabelas lah kalaupun tidak sebelas duabelas sebab beliau adalah laki-laki paling tampan di dunian dari dulu sampai yang akan datang. Aamiin.

*Just my noted

Advertisements

About syahdami

Manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar bias, sifat keras tapi penuh kasih sayang (mirip Umar bin Khatab ra. ^_^).
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Balas

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s