Islam KTP vs Aktivis Dakwah KTP

 
           Pernah denger istilah Islam KTP? Saya yakin mungkin hampir semua orang pernah denger atau tahu dengan istilah ini, bahkan film Islam KTP pun juga ada yang pernah ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional dan mungkin masih ada sekarang (hehe maklum tidak update). Yah istilah yang sudah melekat dalam benak kita terutama untuk masyarakat Indonesia tentang julukan untuk seseorang yang identitas agama dalam Kartu Tanda Penduduk tertulis beragama islam, namun dalam kesehariannya jauh dari nilai-nilai islam. Nah sebenarnya penulisan agama islam dalam KTP tidak ada yang salah dan itu merupakan bagian dari perapian data kependudukan dan tercatat dalam database negara bahwa yang bersangkutan beragama islam, namun lagi-lagi identitas itu seringkali berbanding terbalik dengan kondisi dalam kehidupan kesehariaanya.
Aktivitas keseharian yang jauh dari nilai keislaman seperti yang tercantum dalam identitas KTP itu. Coba kita perhatikan kondisi masyarakat sekarang dan mungkin kita termasuk di dalamnya, berapa banyak orang yang di KTPnya beragama islam tapi untuk hal yang sudah diwajibkan dalam islam semacam sholat, puasa ramadhan, zakat, naik haji banyak yang alfa. Sholat misalnya dilakukan hanya seminggu sekali pas sholat jum’at dan/atau sholatnya setahun dua kali pas sholat hari raya atau bahkan tidak sholat sama sekali. Belum lagi aktivitas keseharian yang sifatnya sunnah semacam puasa senin-kamis dan tak kalah penting lagi adalah akhlaknya terhadap sesama, tentu kita melihat semakin hari semakin sering kita melihat kerusuhan, kekerasan, pemerkosaan, dan masih banyak lain yang tragis kebanyakan pelakunya adalah punya KTP islam.
            Kemudian ada istilah Aktivis Dakwah KTP ternyata, pertama kali mendengar istilah ini pada sebuah kegiatan taujih riayah kader yang dilaksanakan oleh pengurus dakwah di kampus Unsri khususnya fakultas MIPA. Pada waktu itu pemateri dari agenda itu yang merupakan sesepuh dakwah di kampus Unsri mengatakan “ane takut kalau hari ini ada istilah islam KTP, jangan-jangan ada juga ikhwah/ aktivis dakwah KTP” sambil beliau tersenyum manis. Kemudian penulis berpikir lama dan bertanya-tanya istilah ini, setelah lama bertanya-tanya tampak istilah itu memang bener-bener ada.
            Sama halnya dengan islam KTP yang secara identitas tercantum islam, nah aktivis dakwah KTP pun bisa jadi juga seperti itu terdata sebagai aktivis dakwah di dalam database kaderisasi, dikenal orang-orang memang sebagai aktivis dakwan dan identitas lainnya. Namun aktivitas keseharian masih jauh dari sebutan aktivis dakwah itu, kemudian kontribusipun minim bahkan nyaris tak ada, belum lagi aktivitas ibadah mahdhah dan ghairumahdhannya yang belum terkondisi dengan baik. Berapa banyak aktivis dakwah yang terdata namun data itu nampak abstrak karena ketika dibutuhkan untuk mensukseskan agenda dakwah tak terlihat, ataupun proyek dakwah dan amanah yan diberikan kepadanya terlalaikan. Sebagai saudara tentu budaya khudznudzon wajib dilestarikan namun ingat kita juga punya kewajiban terhadap saudara kita itu untuk tidak memberikan kesempatan kepada saudara kita bersu’udzon terhadap diri kita dengan menjaga sikap, aktivitas dan respon kita.
            Tulisan ini tidak bermaksud menyinggung siapapun hanya inget mengingatkan kita semua agar bisa menistrospeksi diri terlebih untuk diri saya selaku penulis. Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat. Wallahu ‘alam.
 
Advertisements

About syahdami

Manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar bias, sifat keras tapi penuh kasih sayang (mirip Umar bin Khatab ra. ^_^).
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Balas

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s