Membangun Integritas Sosial

             Sebelum kita coba definisikan integritas sosial, kita coba simak kisah dari Rasulallah SAW yang sukses membangun integritas sosial beliau di kalangan bangsa Arab kala itu. Bahkan beliau berhasil membangun integritas sosial jauh sebelum Beliau diangkat menjadi Rasul oleh ALLAH SWT dengan julukan Al ‘Amin(terpercaya).
Kisah Pertama.
            Pada saat terjai renovasi Ka’bah baitullah yang dilakukan oleh bangsa Arab. Setelah selesai renovasi tibalah saatnya meletakkan kembali batu Hajar Aswad ke tempat semula yang sudah direnovasi, tp masalah muncul ketika para pemuka Quraisy dari berbagai kabilah-kabilah berebut ingin menjadi peletak Hajar Aswad sehingga nyaris terjadi keributan, namun setelah terjadi musyawarah di kalangan pemuka Quraisy disepakati Nabi Muhammad yang menjadi hakim diantara mereka untuk memutuskan siapa yg layak jadi peletak Hajar Aswad. Kemudian Rasulallah SAW membentangkan kain yg setiap ujungnya dipegang oleh pemuka-pemuka Quraisy dan Hajar Aswad diletakkan di atas kain, kemudian Hajar Aswad diletakkan ditempatnya semula.
Kisah Kedua.
            Setelah beliau mendapat wahyu untuk memberikan peringatan dan menyampaikan islam kepada keluarga-keluarganya, maka beliau kumpulkan seluruh keluarganya dari seluruh kabilah yang ada diantaranya dari bani Hasyim, bani adhi dan lainnya. Mereka dikumpulkan di dekat bukit shafa dan Rasulallah SAW menyeru meraka “Hai manusia apakah kalian percaya apabila aku katakan bahwa di balik bukit itu ada serombingan tentara yg siap menyerang kalian?” mereka menjawab “Ya, karena kami tidak pernah menyaksikan dirimu berdusta” dan seterusnya. Walaupun akhirnya Beliau tidak berhasil mengajak keluarganya masuk islam karena opini dari Abu Lahab, namun kita bisa menarik kesimpulan bahwa Rasulallah SAW sangat baik integritasnya. Saya sangat meyakini bahwa Rasul SAW tidaklah menginginkan gelar Al ‘Amin itu atau dengan sengaja berbuat amal-amal kebaikan untuk mendapatkan itu, namun beliau mendapatkannya dengan sendirinya.
            Ada kisah menarik juga dari diri saya yang mungkin bisa dimasukkan dalam katogori integritas sosial ini. Saya tidak bermaksud untuk menyombongkan diri atau riya’ semoga ALLAH SWT menjauhkan itu dari diri ini(aamiin). Kisahnya terjadi ketika saya mengalami kecelakaan dan kemudian sempat di rawat di sebuah Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD). Waktu itu saya sempat divonis terkena penyakit Hepatitis B yang menurut dokter penyakit tersebut penularannya melalui jarum suntik narkoba dan hubungan seksual. Maka itu sempat membuat keluarga bingung namun sebagian besar keluarga tidak percaya dgn hasil diagnosa dokter yg menyatakan saya terkena penyakit Hepatitis B karena mereka meyakini bahwa saya tidak akan mungkin melakukan hal-hal yg disebutkan di atas. Tidak hanya keluarga beberapa tetangga yg bertemu dgn saya mereka menyampaikan hal yang sama karena saya dianggap orang yg shaleh dgn tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu.

            Jadi bisa kita definisi secara sederhana dari bahwa Integritas Sosial atau integritas diri sesorang terhadap lingkungan sosial adalah kepercayaan publik atau orang-orang terhadap seseorang dengan kata lain penilaian publik atau orang-orang terhadap seseorang tentang kapasitas dan kapabilitas diri seseorang tersebut. Kunci dari membangun integritas sosial hanya satu kata “Istiqomah” melakukan amal-amal kebaikan dan berusah meminimalisir kesalahan terhadap diri kita, karena ketika kita sekali saja melakukan kemaksiatan dan itu diketahui publik maka hancurlah integritas sosial diri kita. Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada kita(aamiin). Wallahu ‘alam bisshaaf.

Advertisements

About syahdami

Manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar bias, sifat keras tapi penuh kasih sayang (mirip Umar bin Khatab ra. ^_^).
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Balas

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s