Untuk Yang Baru-Baru di Unsri!

Untukmu! Wahai Mahasiswa Baru.
 
Hari ini adalah sejarah buat kami, sejarah yang insya ALLAH merubah hidup kami. Dulu dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA atau sederajat sebutan kami tetaplah SISWA walau berganti-ganti level, namun hari ini sebutan itu telah berubah karena sebutan kami adalah MAHA SISWA alias SISWA yg MAHA. Kata ”maha” itu menunjukkan sesuatu yg sangat;amat;teramat atau lebih, lebih dan lebih, artinya kami adalah lebih lebih dan lebih dari sekedar siswa.
            Sudah selayaknya sebagai seorang siswa yg sudah bertransformasi menjadi mahasiswa haruslah berstransformasi jg secara menyeluruh dari setiap aktivitas kehidupan. Mulai dari pemikiran, kelakuan dan perasaannya. Kalau dulu ketika masih siswa pemikiran kita masih kayak anak-anak maka mulai hari ini harus bertransformasi menjadi lebih dewasa, kalaulah dulu kelakuanku masih kekanak-kanakan maka mulai hari ini haruslah berubah total. Dan semua aktivitas di masa siswa yg tidak menunjukkan intlektualitas mulai hari ini harus berubah secara menyeluruh. Bismillah…tekadkan dalam hati.
            Mari kita berkenalan dengan aktivitas2 mahasiswa ada tiga budaya yg sudah mengakar pada mahasiswa yaitu membaca, menulis dan berdiskusi, ini harus tetap dilestarikan. Selain itu mahasiswa jg selayaknya punya peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Selayaknya mahasiswa punya peran dalam setiap perubahan menjadi pelopor dari perubahan itu karena sejarah mencaat dari setiap perubahan di Indonesia dan bahkan dunia. Sejarah tidak akan lupa dengan peran mahasiswa dalam proses kemerdekaan RI, sejarah juga takkan lupa dengan reformasi yg ditandai berakhirnya kekuasaan rezim diktator orde baru, dan sejarah lainnya. Selayaknya mahasiswa juga punya peran sebagai kontrol sosial pemerintahan dan pengambil kebijakan, mendukung kebijakan yg berpihak dg rakyat dan menolak kebijakan yg tidak memihak rakyat. Dan selayaknya juga bahwa mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan negara ini dan bahkan dunia ini, maka persiapkanlah dirimu untuk itu.

            Maka mulai hari ini ketika almamater telah dipakai dalam masa OSPEK atau Orientasi Pendidikan janganlah sampai almamater itu tersimpan rapi di lemari-lemari rumah atau kost. Sebab jikalau kegiatan kita hanya K3 (Kampus, Kantin dan Kost) maka akan sangat jarang almamater itu dipakai lagi setelah OSPEK ini, karena budaya mahasiswa kebanyakan tidak terlalu suka memakai almamater disaat kuliah maka akan sangat jarang kita melihat mahasiswa memakai almameter kecuali mahasiswa yg aktif dalam organisasi dan menjadi aktivis yg punya kebanggan memakai almamater ketika di jalan, bangga memakai almamater ketika berkumpul dg mahasiswa dari Perguruan Tinggi lain. Mari menjadi mahasiswa yg luar biasa jgn menjadi mahasiswa yg biasa-biasa saja. END

Advertisements

About syahdami

Manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar bias, sifat keras tapi penuh kasih sayang (mirip Umar bin Khatab ra. ^_^).
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Balas

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s